PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
SEBAGAI SARANA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Pandemi yang melanda Indonesia dan seluruh dunia, berakibat pada banyak segi kehidupan. Salah satunya pada segi pendidikan. Hal ini menyebabkan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang berbeda-beda pada ketercapaian kompetensi peserta didik. Untuk mengatasinya dibutuhkan kebijakan pemulihan pembelajaran dalam jangka waktu tertentu terkait dengan implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan. Salah satunya adalah dengan Kurikulum Merdeka.
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Kurikulum Merdeka terdiri dari kegiatan intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan ekstrakurikuler.
Profil pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan untuk menunjukkan karakter dan kompetensi yang diharapkan diraih dan menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila peserta didik dan para pemangku kepentingan. Dimensi profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kompetensi fondasi yang perlu dikembangkan satuan pendidikan untuk peserta didik. Dimensi-dimensi profil pelajar Pancasila adalah (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, (2) berkebinekaan global, (3) bergotong-royong, (4) mandiri, (5) bernalar kritis, dan (6) kreatif.
Agar peserta didik sampai pada kompetensi dan karakter yang terdapat dalam profil pelajar Pancasila, perlu penguatan selain di intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan program lainnya. Penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan Projek. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila dilaksanakan dengan melatih peserta didik untuk menggali isu nyata di lingkungan sekitar dan berkolaborasi untuk memecahkan masalah tersebut. Oleh karena itu, alokasi waktu tersendiri sangat dibutuhkan guna memastikan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat berjalan dengan baik. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila dijalankan terpisah dari mata pelajaran, namun mengambil sebagian waktu dari keseluruhan pembelajaran di satuan pendidikan. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila diajarkan secara kolaboratif (team teaching) oleh guru mata pelajaran dan guru kelas.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bermanfaat bagi peserta didik untuk:
- Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif
- Berpartisipasi merencanakan pembelajaran secara aktif dan berkelanjutan
- Mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu tertentu
- Melatih kemampuan pemecahan masalah dalam beragam situasi
- Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar
- Menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal
Hasil proyek penguatan profil pelajar Pancasila dilaporkan dalam rapor akhir tahun (semester 2) peserta didik. Format rapor tersebut berbeda dengan format hasil belajar intrakurikuler. Rapor hasil projek menggambarkan perkembangan sub elemen profil pelajar Pancasila yang dipilih dalam tema projek di tahun ajaran tersebut. Setiap tahun ajaran pada tingkat SD wajib memilih minimal 2 tema per tahun sedangkan SMP, SMA dan SMK wajib memilih minimal 3 tema per tahun.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- GIGI EMAS
- 5 Tips Masuk SMA Favorit dan Unggulan di Kotamu
- 7 Robot Canggih yang Diramal Bakal Kuasai Dunia Kerja di Masa Depan
Kembali ke Atas


